Saham Big Caps, Middle Caps, dan Small Caps, Apa Bedanya?

Saham Big Caps, Middle Caps, dan Small Caps, Apa Bedanya?

Bagi Smart People yang baru masuk ke dalam dunia investasi saham online, sebaiknya Smart People mengetahui terlebih dahulu istilah-istilah dalam market cap atau kapitalisasi pasar. Di dalam market cap terdapat istilah Big Caps atau Blue Chips, Middle Caps, dan Small Caps.

Sebab dalam dunia investasi, pengambilan keputusan dipengaruhi oleh pemahaman yang baik mengenai kapitalisasi pasar. Sehingga Smart People dapat memilih saham dengan imbal hasil yang tinggi.

Simak perbedaan antara saham big caps, middle caps, dan small caps disini, serta apa saja kelebihan dan kekurangan dari masing-masing jenis saham tersebut.

Mengenal Pengertian Market Cap

Sebelum membahas pengertian dari masing-masing jenis saham berdasarkan kapitalisasi pasarnya (market capitalization), Smart People perlu terlebih dahulu mengenal apa itu market cap.

Kapitalisasi pasar atau market capitalization yang disingkat sebagai market cap merupakan pasar agregat dari suatu perusahaan. Perhitungan kapitalisasi pasar yang dilansir dari Investopedia yaitu harga saham yang beredar dikali dengan harga saham di pasar.

Market cap sendiri digunakan sebagai istilah diantara para investor untuk menentukan jumlah uang yang dibutuhkan saat membeli saham di perusahaan. Dengan kata lain untuk menentukan ukuran nilai perusahaan tersebut.

Bursa Efek Indonesia membagi kapitalisasi pasar menjadi tiga kelompok yang dikenal dengan istilah Big Caps, Middle Caps, dan Small Caps.

Apa itu Big Caps, Middle Caps, dan Small Caps?

Berikut ini akan dibahas satu per satu pengertian dari saham big caps, middle caps, dan small caps:

1. Big Caps (Blue Chips)

Jenis saham pertama yang ditetapkan karena memiliki kapitalisasi pasar perusahaan lebih dari Rp 10 triliun yaitu blue chips atau disebut juga sebagai big caps.

Beberapa perusahaan di Indonesia yang termasuk dalam perusahaan big caps diantaranya Unilever Tbk (UNVR), Bank Central Asia Tbk (BBCA), Astra International Tbk (ASII), serta perusahaan lainnya.

Para investor dari investasi saham online umumnya sangat menyukai jenis saham big caps karena memiliki risiko yang lebih rendah.

2. Middle Caps (Second Liner)

Middle Caps merupakan jenis saham yang terletak pada urutan kedua setelah saham Big Caps. Jenis saham ini memiliki kapitalisasi pasar sedang yang berkisar di angka Rp 1 triliun hingga Rp 10 triliun.

Meskipun tidak sebesar saham blue chips, namun middle caps memiliki portofolio investasi yang cukup besar.

3. Small Caps (Third Liner)

Jenis saham yang terakhir dan yang paling kecil diantara ketiganya yaitu small caps atau disebut sebagai third liner karena berada pada urutan ketiga. Jenis saham small caps memiliki kapitalisasi pasar yang jauh lebih kecil.

Nilai kapitalisasi pasar pada saham small chips hanya di bawah Rp 1 triliun dan harga saham di pasar yang cukup murah.

Bagaimana Perbedaan Jenis Saham Big Caps, Middle Caps, dan Small Cap Jika Dilihat Dari Kelebihan dan Kekurangannya?

Setelah mengetahui pengertian dan mengenal jenis-jenis saham berdasarkan market cap-nya, Smart People mungkin belum melihat perbedaan diantara ketiga jenis saham tersebut. Oleh karena itu, simak kelebihan dan kekurangan dari masing-masing jenis saham berikut ini:

Kelebihan Saham Big Caps

· Pergerakan harga yang lebih stabil

· Lebih rendah risiko

· Saham big caps lebih mudah dianalisa baik menggunakan teknikal maupun grafik

Kekurangan Saham Big Caps

· Hanya sedikit saham big caps yang dapat dipilih

· Harga saham yang cenderung lebih mahal dibanding saham middle caps atau small caps

· Nilai fluktuatif yang tidak terlalu cepat

Kelebihan Saham Middle Caps

· Secara nominal, harga saham lebih murah dibanding saham big caps

· Analisa fundamental yang lebih bervariasi

· Terdapat banyak pilihan saham yang termasuk middle caps di pasar saham

· Fluktuatif yang lebih cepat dibanding saham big caps

Kelemahan Saham Middle Caps

· Pergerakan harga saham cukup variatif disebabkan banyaknya jenis saham yang termasuk dalam middle caps

Kelebihan Saham Small Caps

· Secara nominal harganya relatif lebih murah

· Terdapat cukup banyak saham yang memiliki peluang kenaikan hingga puluhan persen

Kelemahan dari saham Small Caps

· Tingkat resiko yang tinggi

· Pergerakan harga saham yang tidak stabil

Setelah mengetahui kelebihan dan kelemahan dari setiap jenis saham berdasarkan market cap. Smart People dapat menentukan jenis saham yang ingin Smart People pilih untuk berinvestasi. Secara umum, cara investasi saham untuk semua jenis saham tidak berbeda jauh.

Kesimpulan

Big caps, middle caps, dan small caps merupakan jenis-jenis saham berdasarkan ukuran kapitalisasi pasar oleh Bursa Efek Indonesia (BEI). Ketiga jenis saham tersebut memiliki tingkat risiko yang berbeda dan juga tingkat fluktuatif dan pergerakan saham yang juga berbeda.

Sebelum Smart People memilih jenis saham mana yang ingin Smart People investasikan, Smart People perlu menganalisa terlebih dahulu baik secara teknikal maupun fundamental dengan memperhatikan tingkat risiko yang dimiliki.

Smart People dapat memanfaatkan aplikasi investasi saham online melalui RHBTRADESMARTID untuk mendapatkan keamanan dan kelancaran dalam berinvestasi. Aplikasi ini telah dilengkapi dengan berbagai fitur yang dapat mempermudah aktivitas investasi maupun trading dimana saja. Download aplikasi RHB Tradesmart di Google Play Store dan App Store sekarang!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *